20.12.13

Niat Mulia

Hari ini saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, sebuah keyakinan yang kuat untuk menunaikan ibadah umrah dari seorang kakek yang berprofesi sebagai penimbang berat badan. Kakek ini sudah sangat lama menawarkan jasa penimbang berat badan kepada para karyawan perusahaan tempat istri saya bekerja dan hanya pada hari jum'at, di pelataran parkir sepeda motor tepatnya kakek tersebut nongkrong tanpa bangku. Tidak banyak juga karyawan memberikan sedekah tanpa harus menimbang tubuhnya. Hari ini tanpa sengaja saya berkomunikasi dengan beliau (biasanya tidak ada komunikasi,hanya doa dan ucapan Jazallah Khair kepada saya yang terlontar dari mulut beliau).
Kakek tersebut minta doa restu kepada saya, InsyaAllah beliau akan menunaikan umrah pada bulan maret yang biaya nya di kumpulkan dari hasil usahanya menawarkan jasa menimbang berat badan dan sedekah dari para pemberi. Saya sangat bangga dan terharu atas niat kakek tersebut untuk menunaikan ibadah umrah. Apalagi dilihat dari profesinya dan kegigihannya untuk menawarkan jasa menimbang.
Satu lagi pelajaran yang saya dapat hari ini, pelajaran kehidupan,kegigihan,dan keyakinan yang kuat untuk ibadah kepada Allah SWT menuju Baitullah dan melaksanakan umrah.
Semoga Allah SWT menjaga dan memberikan kemudahan kepada kita semua untuk beribadah kepada-NYA. Amin ya rabbal alamin.

5.12.13

Gratis Miris


Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan budaya, adat istiadat dan keramah tamahan penduduknya. Adat istiadat ketimuran yang kental dengan nuansa sopan dan santun merupakan ciri masyarakat negara ini di kenal di seluruh dunia. Namun seiringnya waktu dan pengaruh terhadap budaya luar yang masuk ke dalam negara ini membuat terjadinya perubahan yang semakin lama semakin menghancurkan identitas asli dari Indonesia.

Awal desember ini  hampir semua media sosial dan online heboh dengan adanya Pekan Kondom Nasional (PKN) mulai dari tanggal 1-7 Desember 2013. PKN di adakan oleh pemerintah yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat dengan wabah penyakit AIDS yang jumlah nya semakin lama semakin banyak (silakan googling sendiri ya untuk angka pastinya). yang membuat heboh masyarakat bukan jumlah pasiennya  namun dikarenakan program yang pemerintah tawarkan melalui pembagian KONDOM Gratis di tempat - tempat umum (seperti kampus). 

Hampir seluruh masyarakat protes atas program pembagian kondom gratis ini, saya sendiri berpendapat program ini tidak lain mengajarkan masyarakat untuk melakukan SEX Bebas asal menggunakan Kondom (seperti melegalkan perzinaan yang dilarang oleh agama dan tidak merupakan budaya Indonesia).

Kalo niat pemerintah untuk menekan jumlah penderita AIDS bukan dengan cara membagikan kondom secara gratis, karena membagikan kondom secara gratis tidak menjadi solusi malah membuat masalah baru. apakan pemerintah bisa menjamin kondom yang di bagikan tidak di coba oleh yang mendapatkannya? kalo yang menerima kondom tersebut pasangan suami istri tentu tidak masalah, nah kalo yang mendapatkannya remaja - remaja yang baru mulai dewasa?? 

Penyuluhan - penyuluhan ke publik tanpa membagikan kondom gratis, menjelaskan bahaya sex bebas (zina) yang di larang oleh Agama dan masih banyak lagi cara yang lebih baik dan santun bisa dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah penderita AIDS tanpa harus membagikan kondom gratis. Lebih baik anggaran kondom gratisnya di ganti dengan sepatu gratis untuk bersekolah aja Bu Menteri.

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources