12.12.11
Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali
22.14
No comments
Pertama kali saya mengenal bisnis adalah pada saat saya kelas satu SMP, transaksi - transaksi yang sederhana dengan proses jual beli yang sangat mudah tanpa ada penawaran. Penjualan pertama saya adalah kaset koleksi saya. kalo tidak salah kaset kompilasi lagu2 hits pada saat itu.
Tidak hanya itu kemampuan saya dalam membuat gambar terkadang menjadi pendapatan yang lumayan ketika teman - teman meminta untuk dibuatkan gambar yang selanjutnya mereka jadikan kaos.
SMA saya mulai dikenalkan dengan bisnis dengan skala yang cukup besar. Pada saya SMA, Papa saya keluar dari perusahaan tempat beliau bekerja dan memutuskan untuk berwiraswasta dengan membuka bengkel resmi Honda. Keputusan beliau sangat berdampak luar biasa didalam perekonomian keluarga. 6 bulan pertama pendapatan usaha bengkel resmi kurang menguntungkan karena pada saat itu Indonesia sedang dilanda krisis moneter tepatnya pada tahun 1997 / 1998. karena bengkel kami sangat baru kami tidak banyak memakai mekanik. jadi tugas saya adalah untuk mengatur dan mengelolah aktivitas bengkel tersebut dengan memaksimalkan SDM yang ada. Karena pada saat itu saya masih sekolah jadi jam kerja saya hanya sampai jam 12.00 siang. Dengan jarak yang ditempuh dari Sunter ke Priok, Dan kegitan tersebut berlangsung sampai saya Kuliah hanya rute nya yang berbeda dari Sunter ke Senayan.
Banyak pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan selama saya mengelola bengkel resmi papa saya dan pengalaman tersebut menjadi kekuatan tersendiri pada saat saya menjalani usaha sekarang. mulai dari mental berbisnis, melihat peluang bisnis, menganalisa kelayakan bisnis, resiko yang dihadapi dalam berbisnis sampai seni dalam menjalankan bisnis. semua pengalaman tersebut tidak ada dalam bangku pendidikan. InsyaAllah saya akan membagi pengalaman saya dalam menjalankan bisnis tersebut. Jadi lakukan apa yang menurut teman - teman bisa lakukan. "Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar